Keseruan HIBARA VI Penegak SMK Plus Sabilur Rosyad Jadi Pengalaman Tak Terlupakan, Meskipun Dikepung Monyet Hutan!
Jejak Pramuka – Dalam rangka kegiatan pelantikan Penegak Bantara dan Laksana, Ambalan Ali Bin Abi Tholib Fatimah Azzahra Pangkalan SMK Plus Sabilur Rosyad kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Hiking Bareng Rame-rame atau yang lebih dikenal dengan HIBARA VI. Tahun ini menjadi pelaksanaan keenam kegiatan hiking yang penuh tantangan, kebersamaan, sekaligus pengalaman seru yang sulit dilupakan.
Kegiatan HIBARA VI diikuti oleh 23 calon Penegak Bantara dan Laksana bersama 5 kakak pendamping. Perjalanan pendakian dimulai menuju Mt. Alap-alap sebagai lokasi utama pelantikan. Namun, karena cuaca yang cerah serta kondisi fisik peserta yang masih sangat baik, perjalanan dilanjutkan menuju Mt. Lorokan hingga akhirnya menuju Air Terjun Cuban Waru.

Di bawah bimbingan kakak pembina Gunawan Septiyanto, S.Kom peserta tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga mental dan tanggung jawab. Salah satu tantangan yang diberikan adalah menjaga telur mentah yang dibawa sejak keberangkatan hingga turun kembali dalam kondisi utuh sebagai simbol amanah dan komitmen seorang penegak.
Namun, ada pengalaman unik sekaligus menegangkan yang menjadi warna tersendiri dalam perjalanan HIBARA VI tahun ini. Sepanjang jalur pendakian, peserta beberapa kali menjumpai kawanan monyet hutan liar yang cukup agresif. Bahkan, beberapa perbekalan peserta sempat dimakan oleh monyet-monyet tersebut.
Situasi semakin menegangkan ketika rombongan tiba di puncak Mt. Lorokan. Kawanan monyet hutan tiba-tiba mendekati dan mengepung area sekitar peserta, sehingga rombongan tidak bisa terlalu lama menikmati keindahan puncak. Demi menjaga keamanan bersama, peserta akhirnya memutuskan untuk segera kembali turun dan melanjutkan perjalanan menuju Air Terjun Cuban Waru.
Meski penuh kejadian tak terduga, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Para peserta tetap menikmati perjalanan dengan penuh semangat dan kekompakan.



Dalam pesannya, Kak Hanim Musyayaroh, M.Pd selaku Kamabigus SMK Plus Sabilur Rosyad menyampaikan:
“Gunung tidak pernah sibuk menjelaskan dirinya tinggi, lautan pun juga tidak pernah sibuk menjelaskan dirinya luas. Namun kita merasakan kebesarannya sendiri tanpa perlu diucapkan. Tetap rendah diri meskipun sudah dilantik menjadi Pramuka Penegak Bantara dan Laksana.”
Melalui kegiatan HIBARA VI, diharapkan para Penegak Bantara dan Laksana mampu menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, rendah hati, serta siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepramukaan.[JP-Red]
— Pewarta : Ria Septi l Pembina SMK Plus Sabilur Rosyad Sidoarjo —
Share this content:


















