Menakar Urgensi Pramuka Ditengah Tantangan Polemik Pramuka Wajib di Sekolah

Ditulis oleh : Kak Uays Hasyim, SE., MM., CT.HLC., CPS., CMT *)

Pusinfo – Ada sebuah ungkapan bahasa latin yang berbunyi “Solum nati sumus non nobis” – karya Marco Tulio Cicero yang memiliki arti “Kami tidak dilahirkan hanya untuk diri kami sendiri”. Hal ini dapat dimaknai bahwa keberadaan manusia dalam kehidupan ini sesungguhnya haruslah dapat memberikan kebermanfaat bagi orang lain.

Dalam pesannya, Baden Powell menyampaikan bahwa “Jalan nyata yang menuju ke kebahagiaan ialah membahagiakan orang lain“, kita diajarkan untuk hidup berbahagia, bukan hidup kaya ataupun hidup penuh kesenangan semata. Sebuah ajaran yang menarik untuk dicermati dan dipelajari bersama.

Dalam praktek nyata di kehidupan sehari-hari, sesungguhnya kebahagiaan itu tidak didapat dari kekayaan, jabatan tinggi, atau kesenangan pribadi. Namun, untuk dapat mencapai sebuah kebahagiaan, maka cara yang paling tepat adalah dengan membahagiakan orang lain.

Adagium ini patut untuk kita renungkan bersama, terlebih lagi bagi kita yang sampai dengan saat ini masih aktif berkegiatan pramuka. Apakah kita peserta didik, pembina, andalan, pelatih, pengurus kwartir atau pun bahkan mereka yang sudah purna dari berpartisipasi aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Lebih dari 25 tahun penulis membina pramuka pada gugus depan berbasis penegak dan lebih dari 16 tahun membina pramuka siaga dan penggalang, memberikan pengalaman berharga dan kristalisasi keilmuan learning by doing.

Maka dalam hal ini, nilai kebermanfaatan yang harus menjadi penekanan secara luas. Hidup sebagaimana filosofi pramuka yang dilambangkan dengan tunas kelapa. Pohon nyiur yang akrab tumbuh menjulang tinggi diseluruh daerah di Indonesia ini sudah menjadi hal yang tak asing lagi. Apalagi bagi masyarakat yang mengenal sangat akrab dengan pramuka.

Baca Juga  Delta Exploration and Education - Hadirkan Nuansa Edukasi dan Kearifan Lokal untuk Pramuka Sidoarjo

Tentang Penulis : Kak Uays Hasyim, SE., MM., CT.HLC., CPS., CMT – Kepala Pusat Informasi Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sidoarjo (2022 s.d sekarang), Aktif menjadi Pembina Satuan Pramuka Penegak di gugus depan pangkalan SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo (1999 s.d sekarang), Aktif memberikan pelatihan berbasis peningkatan SDM pada lembaga pendidikan, instansi pemerintah, perusahaan swasta melalui lembaga pelatihan HOLCI (Owner 2007 s.d sekarang), Dosen di beberapa kampus di Sidoarjo dan Surabaya. Pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum (1997 s.d 1999) dan Ketua (1999 s.d 2022) DKC (Dewan Kerja Cabang) Pramuka Sidoarjo, Ketua OSIS Terbaik SMA/SMK tingkat Kabupaten Sidoarjo tahun 1997, Juara 2 Pidato P4 tingkat Kabupatan Sidoarjo tahun 1997, saat ini sebagai PNS di Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo;

Share this content:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *