Resmikan Musholla Al-Kassyafah, Kak Subandi Terus Benahi Buperka Tanjek Wagir

Pusinfo – Bumi Perkemahan Pramuka Kwartir Cabang Sidoarjo atau Buperka yang berada di Tanjek Wagir Krembung terus berbenah, dibawah kepemimpinan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo – Kak H. Subandi, SH. Fasilitas terus dilakukan penambahan, kali ini 2 buah Musholla untuk sarana ibadah bagi pengguna Bumi Perkemahan selesai dibangun dan telah diresmikan bersama-sama, Sabtu (21/01/2023).

Pengguntingan pita oleh Ketua Kwartir Cabang – Kak H. Subandi, SH

Tidak hanya itu, 1 buah Musholla beserta kamar mandi juga dibangun dibelakang pendopo Buperka Tanjek Wagir. Bumi Perkemahan kebanggaan Pramuka Sidoarjo ini, sebelumnya juga sudah dilengkapi sarana kamar mandi yang sangat mencukupi untuk kegiatan perkemahan diatas 1000 peserta. Dengan luas area lebih dari 4 Ha, akan menjadi salah satu tempat yang cukup mengasyikkan dalam berkegiatan bagi setiap anggota gerakan pramuka maupun masyarakat di Sidoarjo.

Meski sempat diguyur hujan deras, namun tidak menyurutkan semangat peserta yang turut menghadiri kegiatan kali ini. Turut hadir dari unsur Mabicab, para Wakil Ketua Kwartir Cabang, jajaran Andalan Cabang, Kakwarran dan Andalan ranting serta para peserta lainnya yang ikut memeriahkan kegiatan peresmian musholla yang diberi nama Al-Kassyafah yang memiliki makna Sang Pandu, Pemandu, Pramuka sekaligus sebagai identitas musholla bumi perkemahan pramuka Sidoarjo.

Pemotongan tumpen oleh Ketua Kwartir Cabang – Kak H. Subandi, SH

Dalam arahannya, kak Bandi demikian akrab disapa menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya mewujudkan sarana ibadah berupa musholla di Buperka ini. Tentunya upaya ini merupakan wujud kerja keras semua warga pramuka, kedepannya akan terus dilakukan pembenahan Buperka agar semakin lengkap sarana yang dibutuhkan untuk mendukung kelengkapan dan kesempurnaan berkegiatan siapa saja yang menggunakan buper ini.

“Pengelolaan bumi perkemahan ini betul-betul harus bisa dimanfaatkan bagi seluruh anggota pramuka Sidoarjo, oleh karenanya kami berharap untuk kegiatan-kegiatan kepramukaan kedepannya dapat dipusatkan dan dilaksanakan di bumi perkemahan ini, sehingga tidak lagi ditempat lain. Selanjutnya kami sampaikan juga bahwa siapapun diperbolehkan untuk menggunakan bumi perkemahan ini, tidak hanya kita sebagai anggota pramuka, masyarakat secara luas dapat memanfaatkannya sebagai sarana inovasi, edukasi dan rekreasi maupun lainnya” demikian beliau menekankan.

Penyerahan potongan tumpeng pertama oleh Kak H Subandi, SH kepada Koordinator Pengelola Buperka Kak Mariono Subagyo, SH., MH

Peresmian kali ini ditandai dengan penggutingan pita, penandatangan prasasti dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo – Kak H. Subandi, SH yang juga Wakil Bupati Sidoarjo. Meski dilaksanakan secara sederhana, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan karena diguyur hujan, namun demikian tidak mengurangi makna kegiatan dan kebersamaan seluruh peserta yang hadir. Setelah dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan potongan tumpeng kepada Penanggung Jawab Tim Pengelola Buperka – Kak Mariono Subagyo, SH., MH, seluruh peserta dengan penuh kebersamaan menikmati tumpeng yang telah disediakan oleh panitia sekaligus tim pengelola Buperka.

Bumi Perkemahan Pramuka Tanjek Wagir mampu menampung lebih dari 1000 peserta kegiatan perkemahan dengan pemandangan alam diarah depan Buperka nampak dengan gagahnya Gunung Penanggungan dan kanan kiri persawahan yang menyejukkan pandangan. Tidak hanya itu, rerumputan menghijau dengan pepohonan yang mulai tumbuh merimbuni area sekitar Buperka dan didukung dengan sarana yang cukup memadai, rasanya layak untuk dijadikan referensi berkegiatan dialam terbuka dengan nuansa pedesaan yang kental disekitar lokasi.

Disela-sela pelaksanaan kegiatan, Kak Shobirin selaku Pengarah Tim Pengelola Buperka menyampaikan bahwa Pembangunan musholla Al-Kassyafah ini sendiri dilakukan dengan dana pembiayaan swadaya, hasil dari donasi seluruh anggota gerakan pramuka di Sidoarjo yang terkumpul sebesar Rp. 230.405.000,- dan dana kas Buperka sebesar Rp. 11.891.000,- dengan total biaya keseluruhan sejumlah Rp. 242.296.000,-. Dari keseluruhan dana yang ada dioptimalkan untuk pembangunan 2 musholla untuk pengguna Buperka dan 1 musholla, kamar mandi dibelakang pendopo Buperka Tanjek Wagir yang dimulai pembangunannya sejak 30 Juli 2022.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.