Bekali Scouting Skill & Manajemen Resiko Guna Wujudkan Anggota Satuan Karya Yang Tangguh

Pusinfo – Tak menjadi halangan ketika musim penghujan datang, berkegiatan terus dijalankan dengan pertimbangan serta perhitungan yang matang oleh lebih kurang lebih 23 perwakilan Dewan Satuan Karya yang berada di wilayah kerja Kwartir Cabang Sidoarjo, Jum’at – Minggu (24 s.d 26/11/2022) bertempat di Pusat Pelatihan Konservasi Alam & Camping Ground Indreng Genitri Claket Pacet Mojokerto.

Kegiatan bertajuk Orientasi Satuan Karya Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sidoarjo ini diikuti oleh Saka Bahari, Saka Bhayangkara, Saka Kalpataru, Saka Wirakartika yang berpangkalan di Kodim 0816, Saka Wirakartika yang berpangkalan di Koramil Tarik dan Saka Wanabakti. Kegiatan dibuka oleh Waka Binawasa Kwarcab Sidoarjo Kakak Dr. Abdul Munif, MM, dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa Satuan Karya Pramuka harus kembali pada ruhnya, yakni meneladani Baden Powell dengan menerapkan penguasaan berbagai materi Scouting Skill.

Lebih lanjut beliau juga memberikan arahan, bahwa kegiatan yang kali ini diadakan di alam terbuka ini harus betul-betul dipahami akan manajemen resikonya. Oleh karenanya, setidaknya ini akan menjadi bekal bagi anggota Saka untuk menguasai life skill yang nantinya betul-betul dibutuhkan dalam kehidupan. Berbagai pengetahuan dan ketrampilan praktek di alam terbuka harus dipelajari secara sungguh-sungguh agar dapat terus meningkatkan kompetensi setiap anggota satuan karya.

Kegiatan Orientasi ini juga menjadi media silaturahmi antar anggota Saka di Sidoarjo, sekaligus penguatan berbagai materi yang dibutuhkan untuk terus mendorong pengembangan dan peningkatan Satuan Karya, diantaranya : materi Administrasi Saka, Teknik survival dan Praktek Mendirikan Bivak, Membuat Api, Masak ala Rimba, Mengambil air dari daun dan lumut serta Manajemen Resiko berkegiatan di alam terbuka.

Sejalan dengan arahan Wakakwarcab Binawasa, kali ini Satuan karya yg di komandoi oleh Kak Setyo Nugroho, Kak Seno dan Kak Zuli serta tim lintas satuan karya ini, mengkonsep kegiatan saka harus kembali ke scouting skill. Pengetahuan dan Ilmu Survival Dasar kali ini disampaikan oleh Kak Mirli dari Pelatih Kwarda Jawa Timur, sedangkan Manajemen resiko diberikan oleh Kak Djoeli Kipo dari Pusdiklatnas.

Kegiatan seperti ini akan menjadi nilai adversity quotient bagi peserta, hal ini dapat meningkatkan kemampuannya dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan. Disadari atau tidak, hal ini akan sangat berdampak bagi kepribadian dan karakter setiap orang dalam menjalani kehidupan sehari-harinya serta upaya pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara. (Red)

Kontributor kegiatan oleh : Kak setyo Nugroho – Andalan Cabang Urusan Satuan Karya

Dokumentasi Kegiatan oleh : Kak Tony – Tim Redaksi Pusinfo Kwarcab Sidoarjo, Kak setyo Nugroho – Andalan Cabang Urusan Satuan Karya;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.