#RebrandingPramuka Berita Info Gudep

Latih Kemandirian Pramuka SMP Negeri 3 Sidoarjo Gelar Persami di Museum Mpu Tantular

Pramuka SMP Negeri 3 Sidoarjo Gelar Persami di Museum Mpu Tantular Buduran

Pusinfo – SMP Negeri 3 Sidoarjo (Spentigda) mengadakan kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas 7 itu digelar di Museum Mpu Tantular, Sabtu-Minggu (17-18/9/22).

Para siswa diwajibkan hadir pukul 10.30 di Museum Mpu Tantular untuk registrasi. Di Pendopo museum siswa yang sudah dibagi sebelumnya melakukan registrasi. Di sana, mereka mendapat id card yang harus diisi nama, kelas, dan nama regu.

Usai registrasi, mereka langsung menuju tenda, yang sebelumnya telah diberi nomor kavling dan dibagi pada pimpinan regu (pinru). Sebelum mengikuti upacara pembukaan, para siswa diberi waktu satu jam dengan membuat mading bertema Pramuka.

Pukul 15.00 upacara pembukaan kegiatan persami Gugus Depan 01.125-01.126 Pangkalan SMP Negeri 3 Sidoarjo pun dimulai. Pada malam harinya, kegiatan Persami diisi dengan pentas seni. Semua regu penampilkan yel-yelnya. Beberapa tampilan lain seperti dari kakak dewan penggalang (DEGA) juga tak kalah seru. Termasuk dari Bu Bekti Setyarini SPd, Wakasek kesiswaan yang juga guru seni budaya Spentigda.

Keesokan harinya, seluruh siswa kelas 7 melakukan senam bersama para guru dan kakak Dega Spentigda. Usai sarapan dan bersih diri, ada permainan dinamika kelompok. Seluruh regu, baik putra maupun putri diberikan tugas atau misi yang harus dikerjakan secara bersama.

Setiap misi akan menghasilkan poin, dan poin terbanyak yang dihasilkan suatu regu, maka dia yang akan menjadi juara. Dalam permainan dinamika kelompok ini, dapat melatih kekompakan setiap regu. Sekitar pukul 10.30 kegiatan Persami Gudep 01.125-01.126 Pangkalan SMP Negeri 3 Sidoarjo resmi ditutup. Orangtua siswa sudah banyak yang menjemput.

Kadek Wisnu, salah seorang siswa dari kelas 7A mengatakan, Persami yang diikutinya kali ini seru banget. “Rasanya pingin ngulang kembali tapi dengan versi tendanya yang lebih gede, hehe. Biar kalau tidur kakinya ga harus nekuk,” ujarnya.

Walaupun lelah dengan latihan yel-yel dan seabrek kegiatan, dia mengaku tetap senang. “Menurutku seru aja gitu bawaanya kalau dilakukan bersama teman-teman, capeknya jadi hilang. Lumayan juga buat nambah pengalaman,” ungkapnya.

Lain lagi yang disampaikan Fawnia Dwi Maharani, siswi kelas 7A itu menyampaikan, jika Persami mengajarkan banyak hal. “Kayak kita harus saling tolong menolong, jadi anak yang rajin, harus bisa mengontrol emosi, atau susah senangnya tidur di tenda,” tuturnya.

“Pokoknya di Persami kita tuh diajarkan untuk menerapkan Dasa Darma Pramuka. Dan yang pasti jangan lupa bikin indomie goreng bersama Pak Bambang, hahhaha..,” katanya sambil terkekeh.

Sementara Ketua Panitia Persami Spentigda M Irhas Saifulloh menyatakan, kegiatan Persami melatih kemandirian peserta didik, ketrampilan, kedisiplinan, dan mental yang lebih baik. “Juga sebagai sarana untuk memperluas wawasan dan pengetahuan baik, yang bersifat kepramukaan maupun umum sesuai isi Dasa Dharma Pramuka,” jelasnya. (*)

Penulis Berita oleh : Kayla Sahara Putri kelas 7A – Jurnalis Spentigda;

Kontributor oleh : Kak M Irhas Saifulloh – Ketua Panitia Persami SMPN 3 Sidoarjo;

Editor oleh : Redaksi Pusinfo Kwarcab Sidoarjo;

Anda mungkin juga suka...

1 Komentar

  1. Dyah Priyasih menulis:

    Semuanya berproses segala hal baik serta praktik baik yang didapat saat kegiatan persami hendaknya menjadi cambuk untuk melakukan hal hal positif lain dimasa sekarang dan masa yang akan datang, dimulai dari hal hal sederahana dan dimulai dari sekarang….. Spentigda…jaya…jaya…jaya….luarrrr biasa….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.