Sambut Tamu Ambalan Jayakarta, SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo Hadirkan Pengalaman Meneropong Bulan
Pramuka Delta — SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo kembali menggelar Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada 29 Agustus 2025 sebagai tradisi penyambutan Tamu Ambalan Pramuka Penegak. Kegiatan yang selalu ditunggu ini bukan hanya menjadi ajang perkenalan adat istiadat Ambalan Jayakarta, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang berkesan meneropong bulan dengan teleskop di bawah langit malam Sidoarjo.


Mikhaila Krisazarea Legowo, siswi kelas XI-A sekaligus Pemangku Adat Ambalan Jayakarta, menjelaskan bahwa perkemahan ini dirancang untuk memperkenalkan nilai dan tradisi ambalan kepada anggota baru. “Perkemahan ini bertujuan memberikan pengenalan terhadap adat istiadat dan menerima peserta didik baru dalam Ambalan Jayakarta, sekaligus memperkenalkan anggota baru kepada tradisi dari pangkalan kami,” jelas Mikhaila (30/08)
Perbedaan konsep juga menjadi ciri khas Perjusa tahun ini. Menurut Mikhaila, materi disajikan dengan lebih variatif dan relevan dengan kehidupan generasi muda. “Tahun ini kami memberikan materi yang lebih beragam, namun tetap berkorelasi dengan dunia Pramuka,” tambahnya.



Kegiatan meneropong bulan menggunakan teleskop menjadi salah satu momen paling ditunggu. Selain menambah wawasan astronomi, kegiatan ini juga memperlihatkan fasilitas unggulan sekolah, yaitu School Science Center (SSC). “Kami ingin menambah antusiasme peserta dengan pengalaman baru, yaitu meneropong bulan. Selain menambah wawasan, ini juga menunjukkan sarana prasarana sekolah kami,” terang Mikhaila.
Bagi para peserta, Perjusa memberikan pengalaman yang berharga. Samuel Geoffrey Chaidir, salah satu peserta, mengaku mengikuti kegiatan ini karena ingin melatih kemandirian sekaligus membangun relasi baru. “Saya ingin melatih kemandirian, menjalin pertemanan dan kerja sama lebih jauh dengan teman, serta membangun relasi baru dengan anak-anak dari sekolah lain,” tutur Geo(30/08).
Dirinya menyebut bahwa aktivitas Jelajah malam menjadi salah satu pengalaman paling berkesan. “Aktivitas malam melatih berpikir kritis dan disiplin diri, tapi tetap dengan dukungan dan diskusi bersama-sama,” ujarnya. Pengalaman tidur bersama teman di tenda juga meninggalkan kesan tersendiri. Meski pernah berkemah sebelumnya, menurut siswa yang akrab dipanggil Geo ini, suasana kali ini terasa berbeda karena dilakukan bersama banyak teman baru. Ia juga menilai kakak-kakak Ambalan mampu memberi teladan yang baik.


“Kakak-kakaknya tegas tapi informatif, membantu, dan tentu saja asik sehingga mampu mencairkan dan mendisiplinkan suasana,” tambahnya. Soal kegiatan meneropong bulan, Geo mengapresiasi inisiatif panitia, meski ada jeda kegiatan setelah sesi pengamatan selesai. “Sudah baik, namun ada beberapa saat ketika selesai meneropong kegiatannya jadi kosong. Di sisi lain, hal ini justru memberi waktu lebih bagi sangga saya untuk berlatih inagurasi,” jelasnya.
Bagi Geo, manfaat terbesar dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter melalui disiplin diri, kerja sama, serta kemampuan membagi tugas sesuai kemampuan. Sementara itu, Ketua Pelaksana Guru Perkemahan Jumat Sabtu (PERJUSA), Alvito Prada Aryasatya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembentukan karakter.
“Perjusa adalah momen penting untuk menanamkan kebersamaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Kami ingin siswa baru tidak hanya mengenal Ambalan Jayakarta, tetapi juga belajar nilai-nilai yang akan membentuk mereka menjadi pribadi tangguh dan peduli,” ujarnya (30/08). Senada dengan hal tersebut, Alvito menambahkan bahwa kegiatan Pramuka di SMA Pembangunan Jaya 2 diharapkan terus menjadi ruang belajar yang inspiratif. “Kami berharap Pramuka tetap menjadi wadah yang membentuk karakter positif siswa, sekaligus mempererat rasa persaudaraan di sekolah,” pungkasnya.[Red]
— Kontributor Berita : Parti – Pembina Satuan Pramuka SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo; —
Share this content:
Post Comment